Bermula dari obrolan kecil di siang hari, kami berinisiatif untuk membuat sebuah media alternatif yang dapat menampung tulisan-tulisan segar, santai dan mendalam, terutama mengenai wacana yang terkait dengan Jawa Barat. Hal ini juga berawal dari obrolan yang mengarah pada kekhawatiran kami atas padamnya media-media di Jawa Barat, yang juga cukup berdampak buruk pada tren atau minat terhadap kajian kesundaan. Padahal, bila ditelusuri lagi, ada banyak wacana yang belum sepenuhnya dikaji dan ditulis. Baik berdasarkan konteks sastra, budaya, sosial, sejarah maupun aspek lainnya. Maka, pada tanggal 25 Juli 2019, di sudut ruang Rumah Baca Buku Sunda yang kini terletak di Jalan Ciwastra Kota Bandung, kami mulai merancang apa saja yang diperlukan untuk bisa menghadirkan media ini di tengah-tengah para pembaca. Hingga akhirnya disepakatilah sebuah nama, yakni, situmang.com.

Situmang sendiri diambil dari kisah Sangkuriang sebagai salah satu tokoh legenda di Tatar Sunda. Bukan hanya itu, menurut perspektif kami, penggunaan istilah Situmang dianggap cukup relevan dengan konteks Sunda atau masyarakat Jawa Barat. Baik ditinjau dari segi filsafat, sosial maupun berdasarkan letak geografisnya. Di samping terhubung dengan legenda Gunung Tangkuban Parahu, nama Situmang juga, konon, dianggap sebagai simbol rakyat jelata. Yang bagi pandangan kami, hal ini cukup menarik untuk dijadikan sebuah nama. Apalagi, Si Tumang sendiri begitu familiar di telinga masyarakat pada umumnya. Bukan hanya dikenal di kalangan masyarakat Jawa Barat, melainkan sudah dikenal juga oleh masyarakat yang tinggal di luar Jawa Barat.

Site Footer

Sliding Sidebar

Perumahan Margawangi, Jalan Margawangi VII No.5, Ciwastra, Kota Bandung 40287. Telp. 0227511914

Social Profiles

Facebook